Gowesku

Komunitas Sepedaku

Tips Bersepeda yang Aman Saat Wabah Corona ala B2W

Om Poetoet memberikan tips bersepeda di kala wabah virus Corona

Ketua Komunitas Bike To Work (B2W) Indonesia, Poetoet Soedarjanto memberikan tips sepeda kala wabah Corona ini.

Persiapan sebelum bersepeda:

  • Perhatikan himbauan pemerintah dan daerah yang aman dari COVID-19.
  • Jaga kebersihan sepeda, terutama bagian yang bersentuhan dengan tangan.
  • Bersihkan diri dan cuci tangan dengan sabun.
  • Hindari droplet dengan pakaian berlengan panjang, sarung tangan, masker, kacamata, penutup kepala, membawa handsanitizer, dan handuk kecil.
  • Pilih masker berbahan kain yang tidak terlalu rapat dan mengganggu pernapasan.
  • Membawa botol minum yang tertutup plastik dan alat makan sendiri.

“Penutup kepala, bandana atau cycling cap juga harus diperhatikan jangan sampai jenis bahan yang digunakan membuat sirkulasi udara di kepala terganggu malah pusing, saya pernah pakai yang tebel, helmnya kencang, terasa pusing, begitu dilepas semua enak, membawa hand sanitizier dan handuk kecil. Sebelum keluar rumah, pastikan kondisi sepeda rumah dalam posisi bersih. Pilih masker berbahan kain yang tidak terlalu rapat dan mengganggu pernapasan. Kalau makin kencang gak usah pake masker, kebetulan saya lebih banyak untuk mobilitas jadi masker saya bawa 2-3 buah, 24 km, di km 10 mulai basah, kalau basah banget langsung ganti masker. Membawa botol minum yang tertutup plastik dan alat makan sendiri. Ini saya suka lihat botol minumnya tidak tertutup, usahakan bidon terlindungi dengan baik, jadi pas mau minum posisinya bersih,” paparnya.

 

Saat istirahat:

  • Cuci tangan dengan sabun atau handsanitizer.
  • Bersihkan tangan dan wajah dengan tisu atau gunakan handuk kecil.
  • Utamakan jaga jarak atau physical distancing saat beristirahat.
  • Selalu gunakan masker, kecuali saat makan dan minum.
  • Hindari berbagi bekal pribadi dengan orang lain seperti, botol minum dan makanan.
  • Istirahat secukupnya, tidak perlu nongkrong terlalu lama.

“Ya ini semata-mata untuk menghindari perpindahan droplet virus corona,” ujarnya.

Saat bersepeda:

  • Utamakan bersepeda sendiri (solo), jika berkelompok, atur dalam rombongan kecil 2-5 pesepeda.
  • Pilih jalur yang menghindari keramaian dan daerah zona merah COVID-19.
  • Jaga jarak kiri-kanan antar pesepeda dan kendaraan lain minimal 2 meter.
  • Jaga jarak depan-belakang antar pesepeda minimal 4 meter. Semakin tinggi kecepatan bersepeda, jarak harus semakin jauh (di atas 20 meter).
  • Jaga jarak dan waspada terhadap pengendara kendaraan lain.
  • Selalu patuhi rambu lalu lintas bersepeda.

Sesampainya di rumah:

  • Sebelum masuk rumah, lepaskan semua perlengkapan yang digunakan.
  • Hindari kontak fisik dengan penghuni rumah dan menyentuh perabotan.
  • Semprot helm, sepatu dan kacamata dengan cairan disinfektan.
  • Segera lepas pakaian, kaos kaki, sarung tangan, masker, penutup kepala lalu cuci dengan deterjen.
  • Segera bersihkan diri, mandi dan keramas.
  • Istirahatlah dan pulihkan cairan yang hilang dari tubuh.

“Dulu saya terbiasa pakai baju yang pendek-pendek, sekarang panjang dan tertutup, tapi itu kebiasaan baru, kalau hal-hal yang ribet kalau sudah terbiasa maka nanti jadi enak. Sama dengan ni, mulai dari ketidaknyamanan kalau sudah biasa, jadi kebiasaan baru, kenormalan baru,” ujarnya dalam sebuah webinar beberapa waktu lalu.

Itu dia tips sepeda di kala pandemi wabah Corona seperti disampaikan Om Poetoet.

 

Gowes yang Smart di Kala New Normal Seperti Apa?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: