Gowesku

Komunitas Sepedaku

Tips membawa atau loading sepeda pakai mobil

Di masa pandemi seperti sekarang, bersepeda merupakan salah satu cara menjaga kesehatan tubuh. Sebagian penggemar sepeda menggunakan mobil untuk membawa sepeda beserta perlengkapannya ke tempat bermain seperti lokasi wisata. Tidak ada masalah sepanjang goweser memahami aturan membawa sepeda di mobil, terutama terkait safety di jalan.

Berikut tips membawa sepeda di mobil mengutip auto2000:

Pelajari Payload Mobil

Setiap mobil memiliki payload atau daya angkut maksimal yang wajib dipatuhi oleh pemiliknya. Mobil yang kelebihan beban akan sulit dikendalikan seperti mudah limbung dan kurang stabil, serta membuat komponen penting seperti ban dan rem bekerja ekstra keras. Jika dibiarkan, apalagi saat ini memasuki musim hujan, risiko celaka sangat besar. goweser bisa menghitung daya angkut maksimal dari buku manual kendaraan atau berdiskusi dengan service advisor bengkel Auto2000.

Memasukkan Sepeda ke Dalam Mobil

Memasukkan sepeda ke dalam mobil paling sering dilakukan lantaran mudah dan praktis. Meski demikian, ada beberapa hal wajib diperhatikan.

Pertama, jangan dipaksakan memasukkan sepeda jika terlalu besar karena bisa merusak panel interior. goweser bisa melepaskan parts sepeda dan mengumpulkannya ke dalam boks supaya tidak berantakan. Letakkan di tempat yang aman atau diikat supaya tidak terlempar, seperti kalau ada pengereman mendadak.

Jangan biarkan sepeda berdiri atau tergeletak begitu saja di dalam mobil tanpa pemegang dan pengikat untuk mencegahnya bergerak. Analoginya sama dengan pemakaian seatbelt untuk mencegah penumpang terlempar ketika kecelakaan, di mana benturan dengan sepeda dapat membahayakan penumpang. Pastikan seluruh penumpang dapat duduk nyaman tanpa terganggu keberadaan sepeda. Tidak kalah penting, jangan sampai sepeda menghalangi pandangan pengemudi ke belakang yang dapat menyulitkan.

Memanfaatkan Bike Rack

Penggunaan bike rack membuat kabin lebih lapang dan nyaman karena tidak dipakai untuk membawa sepeda. Ada 2 jenis rak sepeda, yakni dipasang di belakang atau trunk rack dan di atap mobil atau roof bike rack. Sebelum memutuskan menggunakannya, goweser harus memperhatikan beberapa hal.

Pilihlah rak sepeda yang memiliki standar mutu baik dan terjamin. Paling meyakinkan tentunya jika bike rack yang dibeli memiliki distributor resmi sehingga memudahkan jika ada masalah. Karena dibuat khusus untuk membawa sepeda, kedua jenis bike rack sudah mengikuti standard global terkait keamanan saat dipakai. goweser tinggal mempelajarinya, termasuk aturan penggunaan, lewat buku panduan yang disertakan dalam paket pembelian.

 

Perhatikan Ketika Menggunakan Rak Sepeda

Aplikasi rak sepeda di atap atau roof bike rack mewajibkan goweser untuk memperhatikan beberapa hal penting. Pertama, tinggi mobil akan bertambah dengan adanya sepeda di atap sehingga menjadi penghalang saat melewati portal seperti gerbang tol otomatis. goweser bisa meletakkan tanda peringatan di dasbor supaya tidak lupa di atap ada sepeda. Rak jenis ini juga membuat mobil lebih limbung, khususnya saat ada angin kencang. Terakhir, dibutuhkan waktu lebih untuk naik-turun sepeda dari atap mobil.

Bagaimana dengan rak sepeda di belakang bagasi atau trunk rack? goweser akan mengalami kesulitan parkir di area sempit karena panjang mobil bertambah, mengurangi akses ke bagasi khususnya jenis sedan, dan membatasi daya pandang pengemudi ke belakang. Selain itu, pastikan panjang sepeda tidak melewati lebar mobil supaya tidak menghalangi pandangan lewat spion samping dan mencegah kecelakaan akibat terlalu lebar. Lepaskan ban sepeda jika ternyata melewatinya dan simpan di bagasi agar tidak ketinggalan.

Nah begitu tips membawa sepeda di mobil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: