03/04/2025

Foto: Ilustrasi

Gowesku.com – Puasa bukan alasan untuk berhenti berolahraga, termasuk bersepeda. Justru, jika dilakukan dengan waktu dan cara yang tepat, bersepeda saat berpuasa bisa menjadi aktivitas yang menyenangkan sekaligus membantu membakar lemak lebih efektif.

Lantas, kapan waktu terbaik untuk bersepeda dan bagaimana caranya agar tetap kuat selama berpuasa? Yuk, simak panduannya!

Kapan Waktu yang Tepat untuk Bersepeda Saat Puasa?

Waktu terbaik untuk bersepeda saat puasa adalah setelah tubuh menjalani puasa sekitar 8–12 jam. Di saat ini, glikogen—yang merupakan cadangan energi dalam tubuh—sudah mulai berkurang, sehingga saat berolahraga, tubuh akan langsung membakar lemak sebagai sumber energi utama.

Hal ini berbeda jika kita bersepeda saat glikogen masih tinggi, di mana proses pembakaran lemak membutuhkan waktu lebih lama.

“Kalau ingin menurunkan berat badan, olahraga kardio seperti bersepeda adalah pilihan terbaik,” kata seorang ahli kebugaran.

Salah satu cara asyik untuk melakukannya adalah dengan ngabuburide, yaitu bersepeda sambil menunggu waktu berbuka.

Tips Aman dan Nyaman Bersepeda Saat Puasa

Agar tetap kuat dan tidak kehilangan energi saat bersepeda di bulan puasa, berikut beberapa tips yang bisa kamu terapkan:

1. Santai saja, jangan memforsir tenaga

Nikmati perjalanan tanpa harus memaksakan diri, terutama saat menghadapi tanjakan atau turunan.

2. Atur durasi dan kecepatan

Jika biasanya kamu menempuh 25 km dalam satu jam, coba tambahkan waktu jadi 1,5 jam agar lebih santai dan tidak terlalu menguras tenaga.

3. Rencanakan rute dengan bijak

Hindari jalur macet yang bisa meningkatkan emosi dan menguras energi. Pilih rute yang nyaman dan tidak terlalu jauh, maksimal 20 km.

4. Pilih waktu yang tepat

Bersepeda setelah sahur atau menjelang berbuka puasa adalah pilihan terbaik. Hindari bersepeda di siang hari saat matahari sedang terik.

5. Cari jalur hijau

Bersepeda di jalur yang dipenuhi pepohonan lebih nyaman karena lebih sejuk dan melindungi dari paparan sinar matahari langsung.

6. Bersepeda bersama teman lebih seru

Ajak komunitas atau teman-teman pesepeda untuk ngabuburide atau bahkan mengadakan acara berbuka puasa bersama setelah bersepeda.

7. Pastikan sahur dengan nutrisi yang cukup

Tanpa sahur yang baik, energi bisa cepat habis dan risiko pingsan di jalan meningkat.

8. Istirahat jika merasa lelah

Dengarkan tubuhmu, jangan paksakan diri. Ambil waktu untuk istirahat dan pastikan tubuh tetap terhidrasi setelah berbuka.

Dengan menerapkan tips di atas, kamu bisa tetap aktif dan sehat selama bulan puasa tanpa kehilangan energi. Jadi, siap untuk ngabuburide?.